​Mantap!! Masyarakat Ngeluh di FB dan Media Online Terkait TI Ilegal, Polres...

​Mantap!! Masyarakat Ngeluh di FB dan Media Online Terkait TI Ilegal, Polres Pangkalpinang Langsung Sidak

442
BAGIKAN :
Jajaran Polres Pangkalpinang ketika merazia Tambang di sekitar Bandara

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG – Apa yang dilakukan jajaran Kepolisian Kota Pangkalpinang patut diacungi jempol, pasalnya apa yang dilaporkan oleh masyarakat di media Online dan Mesia Sosial langsung tanggapi.

Senin hari ini tanggal 26 September 2016 pukul 11.00 Wib Polres Pangkalpinang melakukan penertiban terhadap TI Ilegal yang berada di seputaran Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
Hal tersebut terkait pegaduan masyarakat di beberapa Media Online yang memberitakan bahwa terdapat aktifitas pertambangan ilegal disekitar Bandara Depati Amir Babel.

Hal serupa juga dilakukan terkait pengaduan masyarakat dimedia sosial. Pada hari ini rabu. Tgl. 28 sepr 2016.  Polres Pangkalpinang melakukan razia terhadap TI Ilegal yang berada di dekat bagunan Rusunawa.

Tambang Ilegal yang di bakar saat razia di sekitar Rusunawa Pangkalpinang

Sebelumnya pemberitaan mengatakan Kawasan sekitar Bandara Depati Amir Kecamatan Pangkalbaru Kabupaten Bangka Tengah persis berbatasan dengan pagar beton bandara, yang juga masuk wilayah administrasi kota Pangkalpinang,  kelurahan Parit 6 ( Enam ) Kecamatan Bukit Intan, ditambang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Babel Segera Miliki Bank Daerah

Kawasan tersebut termasuk daerah yang dilarang untuk kegiatan penambangan timah, namun saat ini ada aktivitas penambangan timah yakni Tambang Inkonversional (TI).

Dari pantauan dilapangan,  ternyata benar banyaknya sekali aktivitas TI, sehingga suara berisik mesin TI pun ikut meramaikan keadaan kondisi di pertambangan tersebut. Dan aktivitas TI illegal itu sudah beroperasi hampir beberapa bulan ini.

“TI yang beroperasi disini sudah berjalan beberapa bulan, kita heran mengapa aktivitas tambang yang dekat batas pagar beton bandara, kenapa polisi atau pol PP dan aparat terkait lainnya tidak menindaknya (razia–red)” Ujar warga setempat yang tidak mau dusebutkan nananya

Menurutnya pemilik tambang TI dikuasai sejumlah orang, dan diduga pemilik TI sudah berkoordinasi dan menyetor upeti kepada aparat terkait.

Diduga aktivitas Tambang TI dikawasan dikoordinir oleh warga salah satu warga berinisual CO dan dibeking oknum aparat. (prj/akun FB Adi Putra)

KOMENTAR