4 Ormas Nilai Pernyataan Sikap GP Ansor Babel Timbulkan Perpecahan

4 Ormas Nilai Pernyataan Sikap GP Ansor Babel Timbulkan Perpecahan

430
BAGIKAN :
Para pengurus ormas yang hadir

“Kami tidak sependapat dan mengecam keras siapapun termasuk salah satu OKP yang menolak ulama ke Babel, itu sama saja membuat pernyataan penyebar kebencian di Babel,”

Korankite.com, Pangkalpinang – Buntut pernyataan salah satu OKP di Babel yakni GP Ansor yang menolak keras kedatangan salah satu Ulama ke Provinsi Bangka Belitung (Babel), mendapat komentar pedas oleh sejumlah Organisasi Masyarakat (Omas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Bangka – Belitung. sejumlah Ormas dan OKP yang menggelar jumpa pers di salah satu warung Kopi, Jumat( 20/1/2017) yakni Ormas Pemuda Panca Marga, Ormas Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, Front Jaga Babel serta Anggota MPO PP, Rudi Syahwani

Mereka menilai pernyataan sikap GP Ansor tersebut malah akan memicu konflik yang selama ini dinilai aman bagi Babel.

“Kami tidak sependapat dan mengecam keras siapapun termasuk salah satu OKP yang menolak ulama ke Babel, itu sama saja membuat pernyataan penyebar kebencian di Babel, kami menyayangkan hal tersebut dan kami secara tegas mendukung dan siap mengawal siapapun ulama yang ingin berdakwah ke Babel termasuk Habib Rizieq beserta rombongan ulama lainnya,” Tegas Sekretaris PPM Babel Rikky Fermana

Sementara Wakil Sekretaris PPM Babel, Aditia Pratama menilai dengan adanya penyataan sikap seperti itu malah akan menumbulkan konflik di Babel.

“Konflik yang berawal di Pusat, jangan sampai dibawa ke Babel. Babel selama ini sudah kondusif, jangan sampai pernyataan sikap salah satu OKP membuat perpecahan di Babel,” tulasnya

Babel ini sangat toleran, tidak pernah yang mayoritas mengganggu ketentraman yang minoritas, apalagi kedatangan ini untuk berdakwah.

“Saya heran kenapa mereka menolak, tapi itu hak mereka,”tukas Adit

Ketua MPW Pemuda Pancasila Bangka – Belitung yang diwakilkan oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pangkalpinang Fahrizan juga mengutuk keras pernyataan GP Ansor. menurut Fahrizan, siapapun yang ingin berkunjung ke Babel tidak ada larangan begitu juga ulama besar seperti Habib Rizieq

Baca Juga:  IMI Pusat: Di Asia MXGP Hanya di Qatar dan Indonesia

” Kita menilai selama ini hubungan antar umat beragama di Babel sudah sangat baik, pernyataan GP Ansor terkesan memecah belah umat beragama, kita sangat protes pernyataan itu,” jelas Fahrizan

Para pengurus ormas yang hadir

Sementara, Ketua Laskar Merah Putih Babel Feri Irawan juga dengan tegas dirinya tidak menolak kehadiran ulama besar yang bisa mengumpulkan umat Islam dalam aksi 212 yang lalu. Menurutnya, harus didukung mengingat
Habib Rizieq beragama Islam.

” Sesama Islam kita harus mendukung bukan malah mengecam. Alangkah baiknya sesama ormas sebaiknya bisa menjaga keamanan yang selama ini sudah terjaga bukan malah terkesan memecah belah,” katanya

Sama halnya dengan OKP yang lain, Ketua Front Jaga Babel A Samsi juga protes keras atas pernyataan tersebut.

” Kami di Babel selama ini sangat toleransi antar hidup beragama,”pungkasnya

Pernyataan Ormas dan OKP tersebut juga mendapat dukungan dari Anggota MPO PP, yang juga merupakan salah satu peserta aksi 212 di Jakarta, Rudi Sahwani. Dirinya menilai, apa yang disampaikan GP Ansor merupakan embrio perpecahan. karena selama ini di Babel aman. dirinya berharap Babel menjadi etalase ke Bhenikaan Tunggal Ika.

” Kita tau selama ini hidup rukun terlepas adanya isu sara di tingkat Nasional. jika ada yang menolak kami bersepakat sipapun yang menghalangi,maka mereka akan berhadapan dengan kami. tidak ada cerita penolakan apalagi mengeluarkan statmen yang menuai kebencian,” ujar Rudi

Dalam pernyataan itu juga, mereka bersepakat dan menyatakan siap mengawal Habib Rizieq maupun ulama lainnya jika ingin hadir di Provinsi Babel.(prj)

KOMENTAR