884 Napi Dapat Remisi, 39 Napi Bebas

884 Napi Dapat Remisi, 39 Napi Bebas

260
BAGIKAN :
Kakanwilhukum dan Ham, Bamabang dam Walikota Pangkalpinang, M. Irwansyah beserta Forkominda Pangkalpinang

//Napi Korupsi Tidak Dapat Remisi

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG – Sebanyak 884 Narapidana (Napi) di Provinsi Bangka Belitung, Rabu (17/08/2017) mendapat remisi dan 39 napi bebas murni. Dari 884 orang napi tersebut, tidak ada satu pun napi yang terlibat dalam tindak pidana korupsi. 

Kepala Kantor Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Bangka Belitung, Bambang Palasara, mengatakan, pemberian remisi kepada para napi sudah sesuai dengan prosedur, yakni di pidana lebih dari enam bulan, telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan, berkelakuan baik, tidak sedang menjalani masa pidana denda, tidak sedang menjalani hukuman disiplin kurun waktu enam bulan, untuk pidana narkotika yang di pidana paling singkat lima tahun, harus juga melampirkan surat bersedia bekerjasama dengan penegak hukum untuk membongkar tindak pidana yang dilakukannya.

“Dari 884 orang napi yang mendapat remisi hari ini, ada yang mendapat remisi selama satu bulan dan yang paling lama mendapat remisi enam bulan,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, sebanyak 284 orang napi mendapat masa remisi selama satu bulan, 215 orang dua bulan, 213 orang tiga bulan, 162 orang empat bulan, 36 orang lima bulan dan 10 orang napi mendapat remisi enam bulan.

Baca Juga:  Naas...Bawa Barang Pindah, Mobil Yusuf Masuk Bandar

Dari total yang menerima remisi tersebut, 286 orang napi berasal dari Lapas Kelas II A Tuatunu, Pangkalpinang, 215 orang berasal dari Lapas Sungailiat, 145 orang dari Lapas Tanjung Pandan, 168 orang dari Lapas Sustik Pangkalpinang, dan 76 orang dari Rutan Muntok.

Sementara itu 39 orang napi dinyatakan bebas murni. Dua orang berasal dari Lapas Muntok, enam orang dari Lapas Tanjung Pandan, 17 orang napi dari Lapas Sungailiat, 12 orang napi dari Lapas Kelas II A Pangkalpinang, dan tiga orang dari lapas lainnya.

“Saat ini di semua lapas di Bangka Belitung, terdapat 1999 orang napi yang terdiri dari 1162 orang napi tindak pidana umum dewasa, 32 orang napi tindak pidana umum anak, 60 orang napi khusus korupsi dan 742 orang napi narkoba,” jelasnya.

Bambang menambahkan, di perayaan HUT RI kali ini, tidak ada satu pun nama napi tindak pidana korupsi yang mendapat remisi.

“Kita punya tahan napi korupsi sebanyak 60 orang, namun untuk tahun ini tidak ada yang menerima remisi,” tandasnya. (dag)

KOMENTAR