Air Tidak Keluar, Direktur PDAM Salahkan Sistem Perpipaan 

Air Tidak Keluar, Direktur PDAM Salahkan Sistem Perpipaan 

728
BAGIKAN :
Direktur PDAM Kota Pangkalpinang, Ady Setiawan

//Gempa Minta DP Evaluasi Kinerja Durektur PDAM 

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG – Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pangkalpinang, Ady Setiawan mengatakan terganggunya pendistribusian air dibeberapa wilayah Pangkalpinang disebabkan oleh perbaikan pipa transmisi.

“Jaringan pipa yang bocor ini exs perkerjaan Darko yang tidak sesuai dengan aturan jaringan perpipaan PDAM,” katanya

Ia mengungkapkan ketahanan pipa transkisi yang seharusnya mencapai 25 tahun, tetapi kenyataannya memasuki 4 tahun sudah rusak.

“Kita sedang memperbaiki pupa trasmisi dari Pedindang ke server Bukit Merapen dengan pipa 16 in atau 400 dim ini yang menyebabkan suplay air terganggu.

Perbaikan Pipa

Terkait hal tersebut dirinya meminta kepada penegakan hukum untuk menindak lanjuti perkerjaan yang dilakukan Darko yang sekarang memasuki masa persidangan.

“Kami minta penegakan hukum melakukan pemeriksaan terhadap perkerjaan yang dilakukan oleh Darko, jelas ini melanggar hukum,” sebut Adi

Saat disinggung masalah temuan BPK RI tentang PDAM yang belum ideal, Ia menjelaskan bahwa dari awal dirinya masuk sudah mengatakan bahwa pemerintah harus memiliki kebijakan tentang setrategi air minum.

“Rencana induk Spam atau Jasteradapam ini yang buat pemerintah bukan kita, setelah ini selesai baru kita bisa membuat masterplan PDAM,” jelasnya

Baca Juga:  Jogo Merah Ngamuk di Pasar Muntok

Adi juga meminta maaf kepada para pelanggan yang ada di Bukit Merapen karena terganggunya pasokan air didaerah tersebut disebabkan ada perbaikan ini, jika ada pelanggan yang butuh air kami akan siapkan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan pelanggan silahkan telpon ke 0717 90001055.

Sementara itu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (Gempa) meminta Dewan Pengawas PDAM untuk mengevaluasi kinerja Direkturnya. Pasalnya bila hal ini dibiarkan maka akan merugikan masyarakat.

“Dewan Pengawas harus melakukan pengawasan terkait kinerja Direkturnya, jangan sampai gara-gara ada masalah masyarakat yang dikorbankan,” ungkap Ketua Gempa Babel, Aditia Pratama

Terlebih kata Adit, air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-sehari, sehingga sangat riskan.

“Kepercayaan itu sulit didapatkan, sehingga PDAM harus cepat menyelesaikan semua permasalahannya,” ungkap Adit

Adit juga mengatakan terkait dengan regulasi seharusnya pihak PDAM intens melakukan konsolidasi kepada eksekutif dan legislatif.

“Kalau hanya menunggu samapai kiamatpun PDAM ini tidak akan baik, jadi harus kreatif donk,” tutup Adit (prj)

KOMENTAR