Bawaslu Sebut KPU Babel Tidak Netral

Bawaslu Sebut KPU Babel Tidak Netral

1563
BAGIKAN :
Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, Zul Terry Apsupi (net)

 

KPU provinsi Babel tidak netral dan tidak profesional dalam menyikapi temuan ijazah palsu tersebut.

 

Korankite.com, Pangkalpinang – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, Zul Terry Apsupi mengecam pernyataan Anggota KPU Bangka Belitung yang membidangi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Guid Cardi beberapa hari lalu terkait ijazah palsu salah satu kandidat peserta Pilgub babel. Bahkan, pernyataan yang diberitakan oleh salah satu televisi nasional itu, menjadi viral di media lini massa.

Zul Terry mengatakan, hal ini telah membuat masyarakat Babel menjadi resah dan menjadi opini negatif di masyarakat.

“Sebagai lembaga penyelenggara yang independen, KPU provinsi Babel tidak boleh melakukan hal tersebut. Apalagi menjadi konsumsi publik, bukan hanya daerah saja tapi sudah menjadi pemberitaan nasional. KPU Babel jangan membuat keresahan para pendukung dan masyarakat Babel,” tandas Zul Terry, Rabu (19/10/2016).

“KPU provinsi Babel tidak netral dan tidak profesional dalam menyikapi temuan ijazah palsu tersebut,” imbuhnya kepada awak media di kantor Bawaslu Babel di Pangkalpinang.

Baca Juga:  Walau Kalah Endang Tetap Dirikan Yayasan Ibu Kite

Lanjutnya, apa yang dilakukan oleh KPU Babel ini terkesan menyalahi aturan yang berlaku, “Apa mungkin KPU Babel sudah dikondisikan?. Siapa yang mengkondisikannya ini?. Kesalahan jika sengaja atau ada aktor yang bermain untuk membuat keresahan masyarakat, maka ini berbahaya. Apa ada yang sengaja mengkondisikan pemberitaan tersebut sehingga membuat masyarakat jadi resah menjelang Pilkada,” ujarnya.

Rencananya, Kamis (20/10/2016) pagi, Bawaslu akan memanggil 3 orang Komisioner Kpu Babel, yaitu Fahrurrozi, Robert Randi dan Guid Cardi, untuk menjelaskan persoalan ini, “Besok (Kamis-red), 3 komisioner KPU Babel akan kami panggil ke Bawaslu,” ungkap Zul.

Bawaslu akan melayangkan peringatan dan teguran lisan kepada KPU Babel, “Karena sebagian lembaga penyelenggara tidak boleh melakukan hal tersebut ini. Bahaya, seharusnya mereka (KPU) bersikap netral. Kalau ada yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak perlu dipublikasikan, tinggal waktu penetapan nanti baru diungkapkan. Sebagai lembaga penyelenggara, KPU Babel harus bersikap netral,” pungkasnya. (4wd)

KOMENTAR