Dana Perjalanan Dinas Gubernur Keluar Negeri Terindikasi Gratifikasi?

Dana Perjalanan Dinas Gubernur Keluar Negeri Terindikasi Gratifikasi?

114
BAGIKAN :
Wakil Ketua DPRD Babel, Deddy Yulianto

Korankite.com, Pangkalpinang – Sejak dilantik 2017 terhitung bulan Agustus sampai dengan Desember 2017 Gub Babel sudah 8 kali keluar negeri, dari 8 kali melakukan kunjungan keluar negeri 3 kali tidak memiliki ijin dari Menteri Dalam Negeri yakni ke Singapura tanggal 5/9 September 2017, China 6/16 September 2017 dan tujuan Inggris 27/2 Oktober 2017, bahkan dari hasil kunjungan ke luar negeri sejak tahun 2017 belum satu pun laporan yg disampaikan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, yang mestinya melapor paling lama 7 hari setelah melakukkan kunjungan ke luar negeri. Hal tersebut di sampaikan Wakil Ketua DPRD Babel Dedy Yulianto, rabu (28/03/2018)

Lanjut Deddy, Gubernur Babel telah melanggar UU 23 tahun 2014 pasal 76 huruf i & j dan peraturan menteri No 29 tahun 2016, yakni melakukan perjalanan dinas keluar negeri tanpa ijin Menteri dan meninggalkan tugas dan wilayah kerja lebih dari 7 hari berturut turut atau tidak berturut turut, jelas jelas melanggar sumpah dan janji sebagai kepala daerah.

Baca Juga:  Didepan 10 Negara Dunia, Erzaldi Ingin Babel Jadi Pusat Pengembangan Gaharu

“Kami DPRD dalam waktu dekat akan menyurati Presiden terkait pelanggaran dan larangan yang mestinya tidak di lakukkan Gubernur, apalagi saat kunjungan ke malayasia tgl 19/24 Agustus 2017 menggunakan anggaran pihak penyelenggara dan terindikasi adaanya gratifikasi yang mempengaruhi kebijakan bisnis oleh perusahan Malaysia,

Sedangkan dari 8 kali keluar negeri 5 di antaranya mendapatkan ijin dari menteri yakni tujuan malayasia 19/24 Agustus 2017, China 10/16 September 2017, Jepang 19/25 September 2017, Abu Dhabi 14/19 Oktober 2017 dan Australia 13/17 November 2017.

“Insya Allah kita akan menyampaikan ke kawan kawan DPRD bukti yang kita dapatkan, mungkin awal mula kita melakukkan hak angket meminta klarifikasi dari sumber sumber terkiat kebijakan yang dikeluarkan Gubernur” ungkap Mantan Ketua DPD Gerindra Babel tersebut (ril/red)

KOMENTAR