Deddy Akui Bukan Kader Karbitan

Deddy Akui Bukan Kader Karbitan

416
BAGIKAN :

Korankite.com, Pangkalpinang – Menanggapi persoalan pergantian dirinya sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Bangka belitung, Dedy Yulianto politisi partai Gerindra angkat bicara. Sebagai pimpinan dewan dari fraksi Gerindra Deddy ingin menyampaikan jika saat ini ia telah melayangkan surat pada pimpinan DPRD Babel serta Mahkamah partai melalui ketua harian yang ditujukan langsung pada ketua umum. Hal ini ia lakukan untuk meluruskan persoalan pergantian dirinya sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Babel yang tak sesuai AD ART partai.
” saya sudah melayangkan surat ke ketua DPRD maupun ke Mahkamah partai, karena sesuai AD RT partai perselisihan internal partai diselesaikan oleh badan kehormatan partai dan tim 7,  sampai hari ini saya tidak pernah dipanggil maupun diisidang oleh Mahkamah partai ,tiba – tiba ada surat pergantian pimpinan DPRD, ” ujar Deddy.
Walau demikian Deddy tak menampik jika pergantian itu hak partai sesuai dengan PP 16 tahun 2014, akan tetapi alangkah lebih baik jika ia dipanggil dan disidangkan, sesuai prosedur yang afa di AD ART Partai.
” saya bukan melawan,namun saya ingin tahu apa persoalan yang terjadi, sehingga adanya pergantian pimpinan DPRD ini . hingga saat ini saya masih menunggu jadwal dari badan kehormatan partai untuk menyidangkan saya dan sehingga saya dapat menjawab dan  mengklarifikasi hal – hal yang menyangkut dirisaya dan kepemimpinan saya pada partai Gerindra sesuai AD RT Partai. ” tuturnya.
Deddy yakin masyarkat Babel  tahu jika dirinya bukanlah kader karbitan dan bukan kader  instan yg baru bergabung ketika hendak mencalonkan diri.
” Alhamdulillah selama saya bergabung dalam Gerindra, saya cukup paham dan mendalami proses yang ada pada partai ,4 tahun saya menjadi ketua partai dan 3 tahun menjadi sekretaris partai , sehingga saya rasa saya cukup memahami isi AD ART partai Gerindra dan sudah paham betul, bisa dibilang sudah Khaatam, saya ini bukan kader karbitan, 2 kali verifikasi, 2 kali pileg, dan dua  kali Pilpres dan beberapa kali Pilkada saya ikut terlibat langsung.” imbuh Deddy.
Sebagai pendiri partai Gerindra di Babel, Deddy kecewa dengan sikap Erzaldi selaku ketua partai Gerindra yang baru. Belum genap satu semester menjadi ketua partai, namun sudah mulai menggeser dan mengganti anggota partai. Hal ini dinilai Deddy sama saja dengan tidak menghargai pejuang dan pendiri partai.
” mestinya Erzaldi tau diri dia bisa pakai Gerindra , karna kami punya lima kursi. saya menyesalkan tindakkan dia,  pengurus – pengurus partai yang selama ini membantu verifikasi, pileg, Pilpres hampir  semuanya di buang dan diganti pengurus baru. Itu namanya Desi alias dak sadar diri, mestinya selaku ketua partai propinsi yang terpilih menjadi  gubernur harus bijak menyikapi persoalan seperti ini. Jangan seenaknya mengganti kader pendiri partai , jangan lupa kan sejarah, jangan lupakan pendiri dan pejuang partai , mestinya beliau sadar Gerindra dapat 5 kursi itu  jasa siapa?” tutur Deddy.
Ia berharap Ketua DPD Gerindra yang notabennya gubernur Babel dapat Hidayah untuk dapat bijak sehingga tidak asal – adalab memecat orang yang berjasa dalam tubuh Gerindra Babrl selama ini.  Termasuk dapat memikirkan krmbali pemecatannya anggota DPRD Bangka Barat sdr Anto, yang ia nilai tak wajar.
” kalau orang tua Anto (bunda Noerhari Astuti Eko Maulana Ali )mendukung kandidat lain dalam pilkada Kemaren itukah hak politik perorang , jangan di kaitkan dengan anaknya, mestinya gubernur lebih dewasa dalam berpolitik.” ungkap Deddy. (you)

KOMENTAR
Baca Juga:  Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Warga Sungai Daeng Muntok Terbakar