Difitnah Melakukan Pemukulan, Deddy Lapor Penyebar Video Dirinya

Difitnah Melakukan Pemukulan, Deddy Lapor Penyebar Video Dirinya

108
BAGIKAN :

Korankite.com, Sungailiat – Penyebar video dugaan memfitnah Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Deddy Yulianto yang direkam oleh salah satu pedagang kios di Taman Sari Sungailiat berbuntut panjang.

Merasa tak terima nama baiknya jadi tercemar, Deddy Yulianto langsung bertindak dengan melaporkan pedagang tersebut ke Polres Bangka, Minggu kemarin (28/7/2019).

Kepada wartawan Deddy mengatakan, tuduhan terhadap dirinya yang sudah melakukan pemukulan terhadap salah satu pedagang di Kios Taman Sari Sungailiat merupakan fitnah yang ingin membuat dirinya malu.

Deddy Yulianto usai melapor di Polres Bangka

 

Saya di bilang mengkroyok ini fitnah, padahal suami istri yang mencaci maki dan menarik narik saya supaya saya tetap di lokasi,” ujar Deddy.

Awalnya kata Deddy, Ia mendatangi lokasi kios di Taman Sari Sungailiat karena diminta oleh pengelolah kios Taman sari, Jerry kumbara untuk membantu mediasi atas perusakan kios yang dilakukan salah satu pedagang berinisal K seorang warga pendatang.

Jerry meminta Deddy untuk datang karena kapasitasnya sebagai wakil rakyat dan dewan pembina asosiasi pedagang kecil agar bisa melakukan mediasi dengan adanya perusakan kios ini.

Fakta di lapangan kata Deddy, setelah mendengar dari para penyewa kios yang lain ternyata ada kenaikan harga sewa kios, kenaikan ini dikarenakan hampir setiap malam minggu ada hiburan dan suasana plaza Taman Sari Sungailiat juga sudah berubah karena di pasang lampu taman.

Kenaikan ini kata Deddy rupanya sudah disepakati oleh pedagang kios karena untuk membenahi agar lebih baik. Namun salah satu pedagang yang menolak memancing keributan dengan memfitnah dan mengata-ngata dirinya mengeroyok salah satu pedagang yang merupakan suaminya sambil merekan susana di lokasi dengan sebuah handphone.

Baca Juga:  Terima SK Dukungan Partai, Eksis Santuni Anak Yatim

Rekaman tersebut kemudian di distribusikan oleh penyewa kios tersebut ke media sosial termasuk ke grup whats’app untuk meminta simpati masyarakat.

Atas tindakan ini Deddy Yulianto tidak terima karena merasa di fitnah yang akhirnya ia laporkan ke Polres Bangka dengan nomor laporan STPL / B-1009/VII /2019/Babel /RES Bangka atas tuduhan pencemaran nama baik, pembunuhan karakter dan UU ITE.

Menurut Deddy, pedagang yang mendramatisir masalah ini karena dia tidak setuju dengan harga kenaikan kios sehingga melakukan pengrusakan terhadap kios selain itu ia juga memprovokasi dengan menggugah video anak dibawah umur seolah-olah kami mengeroyok untuk meminta simpati masyarakat, padahal dilokasi tersebut hanya berdua dan dalam video tersebut terlihat jelas suaminya yang menarik dan menahan Deddy Yulianto.

“Saya mau pergi di tarik-tarik dan suaminya mengeluarkan kata kata yg tidak pantas, logikanya kalau saya melakukan pemukulan pasti ada lebam, ini kalau dilihat videonya lecet di tangan dan di kaki akibat dia terjatuh sendiri karena di lerai oleh masyarkat di seputaran kios dan langsung ke RS medika stannia untuk minta di visum, jadi ini ada yang mendesain kejadian ini,” jelas Deddy.

Tak hanya itu, Deddy juga meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap dan memproses pelaku yang sudah merusak kios di Taman Sari Sungailiat ini. (aina)

KOMENTAR