Dukung Permen Kominfo, Komti Babel Ingatkan Pengguna Kartu Prabayar

Dukung Permen Kominfo, Komti Babel Ingatkan Pengguna Kartu Prabayar

450
BAGIKAN :
Ketua Komti Babel (M. Akram)

Korankite.com, Pangkalpinang- Dengan telah dikeluarkannya Permen (Peraturan Menteri) Nomor 14 tahun 2017 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, dimana terhitung mulai tanggal 31 Oktober 2017, pengguna handphone yang menggunakan kartu seluler prabayar wajib registrasi ulang dengan tambahan lampiran Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Permen Kominfo ini merupakan Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016.

Melalui rilisnya Senin (30/10), Ketua Organisasi Kepemudaan Komunitas Muda Telematika Indonesia Bangka Belitung (OKP Komti Babel), mengatakan sangat mendukung penuh tujuan pemerintah yang diharapkan kedepannya pengguna kartu prabayar merasa lebih terlindungi dan juga mengurangi penyalahgunaan nomor seluler dari tindakan cyber crime, seluruh data yang telah registrasi ulang akan tersimpan di database Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

Baca Juga:  Singo Edan Juara Piala Presiden 2017

“Registrasi bagi pelanggan yang membeli kartu perdana dapat dilakukan sendiri, untuk pelanggan lama registrasi ulang dengan ketik ULANG NIK#no.KK# lalu kirim ke 4444 (gratis)” ujar Mochamad Akram.

Akram menjelaskan “Jika pelanggan tidak menyelesaikan registrasi sesuai NIK dan KK maka nomor perdana atau lama tersebut tidak dapat digunakan, nomor kartu perdana akan diblokir dengan melalui tahapan – tahapan dan juga setiap pelanggan maksimal memiliki 3 nomor prabayar dari setiap operator/provider, dan jika nomor kartu hilang dapat langsung menghubungi operator masing – masing dan akan diganti dengan kartu baru dengan nomor yang sama,” ujar M Akram.

Adapun batas waktu registrasi ulang pelanggan kartu prabayar lama adalah 28 Februari 2018.(ril)

KOMENTAR