Ekspor Timah Babel Naik 20,97 Persen

Ekspor Timah Babel Naik 20,97 Persen

120
BAGIKAN :

Korankite.com, Pangkalpinang – Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada kuartal I atau pada April 2019 bernilai US$123,2 juta, naik 2,05 persen dibanding nilai ekspor April 2018.

Komoditas utama timah menyumbang 80,37 persen dari total ekspor April 2019. Angka ekspor timah Babel senilai US$105juta atau naik 20,97 persen (y-on-y), sedangkan nontimah turun 46,43 persen (y-on-y). Pada April 2018, ekspor timah Babel hanya US$ 86,80juta.

“Dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m), nilai ekspor turun sebesar 0,83 persen. Ekspor nontimah turun 20,35 persen, sedangkan ekspor timah naik 3,55 persen,” demikian laporan BPS Babel yang dirilis Senin (10/6/2019).

Nilai ekspor timah April tahun ini menjadi tertinggi kedua sepanjang tahun 2019 jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Pada Januari 2019 ekspor timah mencapai US$ 66,80juta, atau naik 55,83 persen dibanding Januari 2018 dengan nilai ekspor US$ 37,30juta. Februari dan Maret 2019, ekspor timah Babel turun masing-masing 58,72 persen dan 0,08 persen.

Pada Februari 2018 ekspor timah mencapai US$168,40juta, Februari 2019 US$98,90juta. Maret 2018 sebesar US$109,50juta, pada Maret 2019 US$101,40juta.

Baca Juga:  Kolektor sebabkan Ilegal mining tetap Eksis

Pada Januari-April 2019, Singapura menjadi tujuan ekspor timah utama dengan nilai US$182,7juta, disusul India US$46,7juta, Jepang US$42,1juta, Belanda US$33,5juta dan Korea Selatan US$26,6juta. Total ekspor timah Babel periode Januari-April 2019 mencapai 89,07 persen atau sebesar US$331,5juta.

Sedangkan Australia menyerap 25,32 persen (US$23,0 juta) ekspor nontimah.

Nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) pada Januari-April 2019 mendominasi sebesar US$40,4 juta atau 44,42 persen dari jumlah ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara, Nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung April 2019 sebesar US$0,5 juta, turun 85,82 persen dibanding April 2018. Maka, impor Januari-April 2019 menjadi US$4,6 juta

Sebanyak 21,80 persen impor pada Januari-April 2019 berupa migas.

Impor nonmigas Januari-April 2019 didominasi oleh mesinmesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar 78,96 persen (US$2,8 juta).

Pada Januari-April 2019, Malaysia menjadi pengekspor utama ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan nilai US$2,2 juta (49,05 persen). (*)

KOMENTAR