Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Warga Sungai Daeng Muntok Terbakar

Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Warga Sungai Daeng Muntok Terbakar

403
BAGIKAN :

Korankite.com, Muntok – Api yang menjalar besar habis melalap rumah papan Kp. Warga Mulya Rt 01 Rw 02 Kelurahan Sungai daeng Kecamatan Muntok, Jum’at malam (09/12/2016).

Rumah Pak Awa, Yang terletak di belakang tangsi yang termasuk dalam kampung warga mulya habis dilalap api uanh cepat membakar rumahnya lantaran rumah lama tersebut terbuat dari papan dan banyaknya barang – barang didalam rumahnya yang mudah terbakar.

Kepada Korankite.com Pak Awa menceritakan bahwa api tersebut berasal dari obat nyamuk yang mengenai material yang mudah terbakar sehingga menjalar ke kasur dan membuat api dengan mudah membesar dan menyambar material lainnya.

“Saya awalnya terkejut melihat cahaya terang dari dalam kamar depan tersebut, kemudian saya lihat dari luar api sudah mulai membesar, untungnya kamar depan tersebut kosong “,Ujar Pak Awa.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wib tersebut ditanggapi cepat oleh tim kebakaran Pt Timah, BPBD, dan TRC Bangka Barat, mereka dengan sigap memadamkan api yang besar dan membuat api tidak menjalar kerumah lainnya dan mereka bahu membahu memadamkan api hingga padam.

“Kami ketika mendapat laporan langsung ke TKP, dan bergerak cepat memadamkan api “. Ujar Kasi Penanggulangan Bencana, Heriyansah.

“Untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan, jangan segan – segan untuk menghubungi kami”. Terang Heriyansah.

Baca Juga:  Wagub Buka Seminar Nasional Penataan Organisasi Pemerintahan Pusat dan Daerah

Sementara itu salah Koordinator Lapangan BPBD Babar, Sudarsono mengatakan bahwa api dengan cepat menjalar karena material yang terbuat dari papan dan banyaknya barang – barang yang mudah terbakar.

“Tapi kami dengan cepat dan tanggap memadamkan api agar tidak menjalar ke tempat lainnya”. Ujar Sudarsono yang dibantu anggota TRC Babar, Galau Radaswara dam Deri dari PMI.

Kebakaran membuat warga sekitar berdatangan dan turut membantu, kerugian yang dialami pak awa yaitu sebuah motor dan televisi serta kasur yang ikut terbakar. Tapi Lagi – lagi mobil kebakaran yang dibeli oleh Pemkab Bangka Barat dengan harga mahal dan canggih tidak terlihat saat kebakaran. Salah seorang warga menyesalkan hal tersebut karena dibeli dengan harga mahal tetapi tidak diiringi dengan manfaatnya untuk masyarakat.

” Mane o mobil pemadam kite yang cangih tu, saat dibututhkan dak pernah ade “. Ujar amad kesal.

Sementara itu Lurah Sungai daeng, Herman mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Kecamatan untuk menindak lanjuti kejadian ini.

“Besok kita akan berkoordinasi dengan Dinsos dan Kecamatan untuk membantu warga kita yang terkena musibah”. Ujar Lurah Sungai daeng ini. (Sbw/Asw ).

KOMENTAR