Gubernur Minta Pemuka Adat Dilibatkan dalam Lembaga Adat Melayu Babel

Gubernur Minta Pemuka Adat Dilibatkan dalam Lembaga Adat Melayu Babel

8
BAGIKAN :
Gubernur Babel Erzaldi Rosman menerima kunjungan Ketua Lembaga Adat Melayu Babel Prof. Bustami Rahman. (ist)
Korankite.com, Pangkalpinang — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menerima kunjungan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Babel terpilih, Prof. Bustami Rachman, usai menjadi Khotib Sholat Jumat di Masjid Miftahul Jannah Dusun Tiang Pulut, Desa Cit Kabupaten Bangka, Jumat (2/8/2019) di ruang kerjanya.
Ketua LAM Babel Prof. Bustami mengemukakan sejumlah persiapan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan saat pelantikan dan pengukuhan nanti. Acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LAM Babel, akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Bangka Belitung bulan November 2019 mendatang di Alun-Alun Lapangan Merdeka Pangkalpinang.
Dengan didampingi Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zuardi, Gubernur mengatakan bahwa perlu dilakukan persiapan yang matang, mengingat waktu pelaksanaan sudah dekat.
“Saya berharap pemuka adat dari desa dan  dari kampung di Babel ini, turut dilibatkan. Pertemuan antara pemuka adat ini saya rasa perlu dilakukan,” ungkap Gubernur.
Sementara, Prof Bustami Rachman mengemukakan bahwa kegiatan tersebut nantinya  diwarnai dengan nuansa budaya Melayu Babel.
“Pertemuan kita ini terkait proses Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LAM Babel.  Pengukuhan  ini direncanakan akan dilakukan oleh Pak Gubernur . Oleh karena itu, ada banyak persiapan yang harus kami lakukan diantaranya mempersiapkan pakaian adat serta tata cara pelantikan nuansa adat Melayu Babel,” lanjut mantan rektor UBB ini.
Prof. Bustami mengemukakan bahwa keberadaan LAM di Babel dapat mencari dan menumbuhkan kembali budaya-budaya yang sudah mulai memudar.
“Kita berharap LAM dapat membangkitkan kembali kebudayaan yang tertanam dan nilai-nilai kebudayaan Melayu Babel ini memiliki identitasnya sendiri,“ tutupnya. (*)
KOMENTAR
Baca Juga:  Hardiyanda: Pemilu 2019 Kecurangan Yang Masif