Hj. Melati Erzaldi Himbau Pelaku UMKM Jaga Kualitas Produk

Hj. Melati Erzaldi Himbau Pelaku UMKM Jaga Kualitas Produk

526
BAGIKAN :

Korankite.com, Bangka- Berbagai saran dan trik disampaikan Ketua Dekranasda Babel Hj. Melati Erzaldi untuk membangkitkan sektor UMKM. Selain menjaga kualitas produk, kemasan produk juga harus cantik dan menarik. Sehingga konsumen menjadi tertarik membeli makanan tersebut. Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi mengatakan, kegiatan pelatihan seperti ini merupakan bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada pelaku UMKM. Untuk itu, makanan yang dibuat dan dijual harus aman, tidak mengandung bahan-bahan berbahaya.

“Pemerintah memberi dukungan yang luar biasa kepada pelaku UMKM di Babel. Hal ini untuk menunjang potensi wisata daerah”, Kata Hj. Melati saat membuka Pelatihan bagi pelaku UMKM di Gedung Pertemuan PT Timah, Krida Stannia Belinyu Selasa (5/03). Kegiatan yang dimotori Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kali ini mengusung tema, “Melalui Pelatihan bagi para Pelaku UMKM Kita Tingkatkan Daya Saing Produk guna Mendukung Pengembangan di Daerah Destinasi Pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”.

Banyak yang unik dan otentik di Belinyu. Melati mengharapkan, sejumlah keunikan tersebut harus dipertahankan, karena Belinyu merupakan bagian destinasi wisata yang ada di Bangka Belitung. Belinyu harus berbeda dengan daerah lain, baik untuk di Babel maupun daerah wisata di luar Babel. “Agar sektor UMKM lebih maju, hendaknya pelaku UMKM mulai melakukan pemasaran menggunakan teknologi digital. Sehingga jangkauan promosi, pemasaran dan penjualan prodak menjadi lebih masif”, Harap Istri Gubernur Babel DR. H. Erzaldi Rosman ini.

Baca Juga:  Truk Bermuatan 10 Ton Pasir Kaolin Terbalik di Kelapa Muntok

Belinyu sudah dikenal dengan produk makanan olahan hasil laut. Dikatakan Melati, produk UMKM Belinyu sudah dikenal baik di Babel maupun di luar daerah Bangka Belitung. Contohnya, ketika mengakses google, Belinyu sudah menampilkan sejumlah makanan khas produksi UMKM. Kendati demikian, Melati sangat mengharapkan agar pelaku UMKM dapat menjaga kualitas makanan, sehingga nama baik produk terjaga. Jangan sampai dikarenakan pembuatan makanan menggunakan bahan berbahaya, merugikan pelaku UMKM.

Selain itu, agar konsumen percaya dengan kualitas produk, sebaiknya pelaku UMKM memegang izin PIRT. “Kalau membuat produk harus mendapatkan izin produk industri rumah tangga. Pembeli sudah sangat cerdas, sehingga pelaku UMKM harus dapat memenuhi keinginan konsumen”, Tutupnya. (rill)

KOMENTAR