Kasus Penipuan, Pertamina Ikut Diperiksa

Kasus Penipuan, Pertamina Ikut Diperiksa

435
BAGIKAN :

//Izin CV Nur Terancam Dicabut

“Kita tidak bisa membeberkan materi pemeriksaan. Yang jelas pihak Pertamina kita mintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan Direktur CV Nur yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka,”

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG – Penyidik Polsek Bukit Intan Pangkalpinang menghadirkan Perwakilan PT. Pertamina Regional Provinsi KepulauanBangka Belitung dan Sumsel di Mapolsek, Jumat (2/12/2016)

Pihak Pertamina hadir dan diperiksa penyidik sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh mitra Pertamina, yakni Direktur CV. Nur, M Reza yang telah ditetapkan sebagaitl tersangka dan dikurung di Sel Lapas Tuatunu Pangkalpinang.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik memeriksa 2 orang dari pihak Pertamina. Salah satunya Sales Eksekutif Elpiji PT Pertamina Made Wira.

Sebagai saksi dari perusahaan yang mendatangi Polsek Bukit Intan, Wira mengakui pemeriksaan yang di lakukan penyidik seputar masalah agen CV Nur.

Kata Wira, pihaknya mengakui CV Nur yang dikelola Tersangka Reza memang mitra Pertamina.

Menurutnya, Pertamina baru tahu atas kasus yang dilakukan Direktur CV Nur tersebut.

“Kita juga baru saja tahu dan akan kita laporkan dulu kepada pimpinan. Soal tindakan nantinya tergantung pimpinan,”jelas Wira usai diperiksa Penyidik Polsek Bukit Intan.

Baca Juga:  Kirim Pesan WA Tanpa Mengetik

Diakuinya, terhadap masalah ini kemungkinan akan ada sanksi tegas.

Sanksi iti lanjutnya akan diberikan apabila memang ada penyalahgunaan dalam keagenan elpiji yang dilakukan oleh CV Nur.

“Bisa skorsing hingga lebih berat pencabutan izin keagenan. Itu akan kita lakukan. Tapi tentunya melihat dulu,”tegasnya.

Lanjutnya, terkait pencabutan akan dilihat dahulu dari bentuk kesalahan keagenan secara keseluruhan. Bila memang terbukti tentu akan diberikan ketegasan.

“Harus melihat dampaknya kepada masyarakat jika dicabut, ini kan oknumnya, nanti bagaimana kita lihat dulu, yang jelas kita akan bersikap,”tukasnya.

Sementara Kapolsek Bukit Intan, AKP Hendratmoko mengakui pihaknya memeriksa pihak Pertamina. Namun katanya, mengenai materi pemeriksaan merupakan hak dari penyidik.

“Kita tidak bisa membeberkan materi pemeriksaan. Yang jelas pihak Pertamina kita mintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan Direktur CV Nur yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka,”ujarnya.

Pertamina hadir menurutnya, setelah penyidik melayangkan surat panggilan untuk dimintai keterangan seputar kemitraan tersangka dengan Pertamina.

“Kita ingin segera tuntaskan kasus ini. Dalam waktu dekat akan kita limpahkan ke pihak Kejaksaan,”kata Kapolsek. (you)

KOMENTAR