KID Babel Ajak Wartawan Kuatkan Kelembagaan

KID Babel Ajak Wartawan Kuatkan Kelembagaan

435
BAGIKAN :
Komisioner KID foto bersama dengan awak media di Kantor KID lantai 3 Kantor Gubernur

“Hal ini kami lakukan untuk menguatkan kelembagaan kami serta mengajak masyarakat untuk aktif, contohnya di Jawa Barat laporan terkait KIP sampai ribuan orang, sehingga tidak ada waktu untuk komisionernya tidak bekerja, kalau dibandingkan dengan kita jauh sekali,”

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG – Guna mengajak masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk aktif berperan serta dalam mengambil hak dalam hal Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Komisioner Komisi Informasi Daerah (KID) Babel mengajak insan Pers untuk bekerjasama dalam menciptakan masyarakat yang keritis serta aktif terhadap kinerja lembaga-lembaga negara khususnya dalam hal keterbukaan publik.

Ketua KID Babel, Rikky Fermana mengungkapkan keprihatinannya bahwa selama ini masyarakat Babel sudah tertinggal dengan daerah-daerah lain. Pasalnya masyarakat di luar lebih aktif dalam menanyakan informasi keterbukaan publik.

“Hal ini kami lakukan untuk menguatkan kelembagaan kami serta mengajak masyarakat untuk aktif, contohnya di Jawa Barat laporan terkait KIP sampai ribuan orang, sehingga tidak ada waktu untuk komisionernya tidak bekerja, kalau dibandingkan dengan kita jauh sekali,” Ungkap Rikky pada acara dengan tema “Desiminasi Keterbukaan Informasi Public”, (Jum’at, 29/04/2016)

Dalam kesempatan itu Rikky juga menyayangkan bila masih ditemukan Badan Publik ada yang enggan bila ditanyakan terkait masalah keuangan.

“Mereka biasanya paling pelit kalau kita tanyakan terkait keuangan, dan mereka enggan memberikannya. padahal itu merupakan hak masyarakat,” sebut Rikky
Bila masyarakat tidak menanyakan, badan publik tidak akan menyampaikan apa yang telah menjadi kewajiban mereka, padahal harus dilakukan menurut UUD keterbukaan publik.

Baca Juga:  Danrem 045 Jaya Harap Persit Jangan Terlibat Narkoba dan Kegiatan Ilegal

“Tapi masyarakat juga tidak boleh menyalahgunakan informasi ini untuk hal-hal yang buruk,” tukas Rikky

Oleh sebab itu Rikky berharapan anatara KID dan Media bisa bersinergi agar masyarakat bisa menjadi cerdas dalam mendapatkan haknya untuk mendapatkan informasi.

Selain itu Komisioner lainnya, Syawal mengungkapkan bahwa dalam mengajak masyarakat untuk selalu peka terhadap informasi-informasi publik teman-teman wartawan sangat potensial untuk mengawal ini.

“Masyarakat masih banyak yang belum tau apa itu keterbukaan publik, untuk menggugah agar budaya keterbukaan public di Babel hidup, peran serta wartawan sangatlah diharapkan.

Syawal menjelaskan dalam hal keterbukaan publik seharusnya tanpa dimohonpun lembaga negara baik itu eksekutif, legislatif dan yang lainnya harus menyampaikan, semua sudah diatur dalam UU nomor 14 tahun 2004 tentang keterbukaan public.

“Seharusnya semua hal yang berkaitan dengan masyarakat harus disampaikan kepublik agar masyarakat tau,”ungkap Syawal

Sementara itu perwakilan Diskominfo, Ahmad Fauzan yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan setiap masyarakat sudah dilindungi untuk mendapatkan informasi seluas-luasnya. Sehingga masyarakat tidak perlu takut bila ingin mendapatkan informasi terhadap badan publik.

“Wartawan dalam hal ini sangat penting perannya dalam memberikan informasi kepada masyarakat agar UU ini bisa dipahami oleh masyarakat,” sebutnya (PRJ)

KOMENTAR