Menpar Geram Tak Ada Iklan Indo MXGP di TV

Menpar Geram Tak Ada Iklan Indo MXGP di TV

403
BAGIKAN :
Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Bagaimana mau promosi Bangka Belitung kalau promosi eventnya tidak ada? Sampai malam tadi saya belum lihat iklannya.

KORANKITE.COM, JAKARTA — Menteri Pariwisata Arief Yahya mengklaim Indonesia berpotensi menghasilkan lebih dari Rp300 miliar dari event Indo MXGP 2017 yang akan digelar di Pangkalpinang, 4-5 Maret 2017. Kemenpar sendiri mengalokasikan dana Rp10 miliar untuk ajang tersebut.

“50 persen pemasukan berasal dari iklan, 30 persen dari tiket dan 20 persen dari retail komersil,” kata Arief saat konferensi pers di Balairung Kemenpar, Senin (27/2).

Arief sendiri mengaku geram lantaran belum pernah melihat iklan Indo MXGP 2017 di televisi. Padahal, ajang tersebut berskala internasional dan akan bergulir akhir pekan ini. Arief mengatakan nilai paling tinggi dari event ini adalah melalui media.

“Bagaimana mau promosi Bangka Belitung kalau promosi eventnya tidak ada? Sampai malam tadi saya belum lihat iklannya,” ketus Arief.

Baca Juga:  Rakernas DPP KNPI: Ayo Kerja Membangun Indonesia

Dijelaskan Arief, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan asing mencapai lima ribu orang. Diperkirakan setiap wisatawan asing mengeluarkan uang hingga 1.000 dolar AS selama gelaran Indo MXGP 2017. Sementara untuk wisatawan lokal ditargetkan mencapai 50 ribu, dengan target pengeluaran mencapai Rp1 juta per orang.

Pemasukan dari iklan minimal 20 juta dolar AS atau sekitar Rp266 miliar. Dengan demikian total perputaran uang saat berlangsungnya MXGP bisa mencapai Rp340-400 miliar.

“Secara statistik kami yakin dengan jumlah itu. Statistik itu juga masih kami kurang-kurangi. Masih kita kurang-kurangi yang hanya 10 persen dari proyeksi. Ini kesempatan bagus Bangka Belitung untuk promosi. Manfaatkan dengan baik untuk mempromosikan kunjungan wisata di sana. Olahraga digabung dengan wisata yang secara bisnis oke seperti ini, akan menjadi industri olahraga,” ujarnya. (*/mg86)

KOMENTAR