Mensos Resmikan Aplikasi Bumil Resti di Babel

Mensos Resmikan Aplikasi Bumil Resti di Babel

353
BAGIKAN :

Korankite.com, Pangkalpinang – Selain menyerahkan bantuan sosial, kehadiran Khofifah di Bangka Belitung juga untuk meresmikan aplikasi Bumil Resti, aplikasi Kembang Desa, Program Buratuhiri (Orang Tua Hidup Sendiri) dan Program Bunaktuslah (Perburuan Anak Putus Sekolah).

Aplikasi Bumil Resti atau Sistem Informasi Ibu Hamil Resiko Tinggi merupakan inisiatif Pemkab Bangka dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu bersalin untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Ini adalah sebuah inovasi yang bisa menjadi _role model_ bagi daerah lain. Lewat aplikasi ini Pemkab Babel ‘memburu’ atau mencari ibu-ibu hamil yang beresiko tinggi sampai ke pelosok desa. Juga menguatkan peran bidan dan dokter spesialis kandungan dalam pemantauan secara terus menerus terhadap Bumil Resti,” kata Khofifah ketika ditemui, rabu (5/04/2017).

Baca Juga:  Kepala Rutan Muntok: Upacara Bendera Bukan Hanya Seremonial Tapi Harus Jadi Proses Pengendalian Diri

Sementara aplikasi “Kembang Desa” atau Kesejahteraan Masyarakat Bangka dengan Sistem dan Aplikasi merupakan sistem yang dibangun dengan mengedepankan Rumah Tangga Sasaran (RTS). Merupakan sistem informasi pengelolaan data kemiskinan yang paling lengkap di Indonesia dan paling mudah diakses oleh masyarakat luas.

“Sistem ini memiliki keunggulan tidak hanya merekam data kemiskinan _by name by address_ tetapi juga terdapat foto dan profil lengkap RTS. Bahkan sampai titik koordinat alamat individu RTS,” ujar Khofifah.

Mensos juga mengapresiasi program Bunaktuslah dan Buratuhiri. Dimana dalam orogram ini Pemkab proaktif melakukan perburuan anak putus sekolah untuk mengajak mereka kembali ke sekolah dan mendapatkan kejar paket serta perburuan lansia terlantar untuk mendapatkan penanganan cepat.(prj/humas kemensos RI)

KOMENTAR