Ngaku di Fitnah, Direktur PDAM Pangkalpinang Mengundurkan Diri

Ngaku di Fitnah, Direktur PDAM Pangkalpinang Mengundurkan Diri

755
BAGIKAN :
Exif_JPEG_420

Kalau dia (direktur PDAM) laki-laki jangan jadikan alasan teguran dari karyawan, pensiunan dan dewan pengawas, kenapa tidak mengatakan bahwa dirinya (Adi,red) akan mencalonkan diri sebagai kepala PDAM di Bogor

//Dewan Pengawas: Jangan Salahkan Orang Lain

Korankite.com, Pangkalpinang-Seluruh pegawai PDAM Tirta Pinang hari ini Sabtu (12/11/2016), didepan pegawai resmi mengundurkan diri dengan alasan karena merasa tidak tenang dengan jabatan yang di emban. Pasalnya terlalu banyak fitnah yang menggangu ketegangan dalam kerjanya.

Ada beberapa hal melandasi pengundurkan diri tersebut pertama telah terjadi fitnah dan pencemaran nama baik tentang pegadaian SK karyawan yang digunakan untuk kepentingan pribadi, kedua Surat dari karyawan dan pensiun tentang gaji direktur PDAM terlalu besar (25.000.000,00), ketiga teguran dari dewan pengawas tentang kehidupan dan kemewahan yang diterimanya, padahal itu sudah sesuai dengan aturan, ke empat telah terjadi  internalisasi dan pengelompokan karyawan PDAM demi efesiensi anggaran PDAM.

“Inilah alasan saya mengundurkan diri secara lembaga karena ada rasa curiga dengan penghasilan yang saya dapatkan,” kata Direktur Utama PDAM Kota Pangkalpinang, Adi Setiawan

Ia juga menyampaikan alasan pribadinya sehingga melakukan tekad untuk berhenti dari PDAM Tirta Pinang.

“Pertama saya ingin fokus mengurusi anak yang terkena penyakit Malaria dan sesuai kaidah syariah lebih dahulu mementingkan perbaikan kerusakan dari pada mengambil manfaat,” ungkapnya

Padahal selama satu tahun dirinya menjadi direktur PDAM sudah banyak prestasi yang didapatkan, baik anggaran, disiplin pegawai serta peningkatan pemasukan dari pelanggan karena sudah mengunakan sistem online baik pembayaran iuran pelanggan dan laporan kerusakan

Baca Juga:  Politik Uang Dalam Pemilu Rendahkan Martabat Rakyat

“Selama saya menjabat Direktur PDAM kini PDAM sudah mulai sehat dari sebelumnya,” sebutnya

Asi juga menegaskan bahwa pengunduran dirinya sudah ditandatangani oleh para wakil direktur PDAM yang terhitung hari ini (12/11/2016) dan akan segera dilaporkan ke Plt. Walikota Pangkalpinang pada hari senin 14/11/2016.

“Senin ini kita akan ajukan surat tersebut ke Plt. Walikota,” tegasnya karena ini permintaan pribadi pasti akan diterima

Adapun dasar pengunduran diri yakni Permendagri nomor 2 tahun 2007 tentang organisasi dan kepegawaian perusahaan air minum, Perda nomor 16 tahun 2015 tentang perusahaan air minum, dan SK pengangkatan direktur perusahaan air minum kota pangkalpinang tahun 2015 nomor 386/KEP/ADM.PRK/X/2015

Ditempat terpisah salah satu dewan pengawas PDAM Fitrianto sangat menyesalkan atas keputusan dari direktur PDAM Tirta Pinang tersebut, pasalnya terkesan menyalahkan orang lain sebagai pemicu dirinya mundur.

“Kalau dia (direktur PDAM) laki-laki jangan jadikan alasan teguran dari karyawan, pensiunan dan dewan pengawas, kenapa tidak mengatakan bahwa dirinya (Adi,red) akan mencalonkan diri sebagai kepala PDAM di Bogor,” cetus dedek panggilan akrab Fitrianto

Dedek juga akan mempertanyakan pertanggung jawaban beliau selama menjadi direktur PDAM Tirta Pinang seperti apa keuangan kantor dan pendapatan kantor.

“Kita minta pertanggung jawaban beliau, jangan sampai timbul permasalahan baru di PDAM tirta pinang,” pungkasnya (4wd)

KOMENTAR