Pembebasan Ust. Ba’asyir, PSI Tidak Bisa Salahkan Yusril

Pembebasan Ust. Ba’asyir, PSI Tidak Bisa Salahkan Yusril

80
BAGIKAN :

Korankite.com, Pangkalpinang – Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Syaifullah menanggapi pernyataan pengurus PSI yang menyalahkan Yusril terkait tidak jadinya bebas bersyarat Ust. Abu Bakar Ba’asyir.

Menurut Syaiful, Tugas yang di berikan Presiden ke Yusril Ihza Mahendra terkait rencana pemberian bebas bersyarat kepada Abubakar Baasyir sudah atas izin dari Presiden Joko Widodo. Rencana pembebasan Baasyir didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan karena usianya yang sudah lanjut dan kondisi kesehatannya yang makin menurun.

Kata Syaful, Yusril telah menelaah dengan sesama isi UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP 28 Tahun 2006 dan PP 99 Tahun 2012 khusus terkait dengan pembebasan bersyarat. Segala pertimbangan telah disampaikannya kepada Presiden dan hasil pembicaraannya dengan Abubakar Baasyir juga sudah dilaporkan.

Bahwa kemudian ada perkembangan baru di internal Pemerintah setelah rapat koordinasi di Kantor Menko Polhukam dan statemen Pak Wiranto yang akan mengkaji ulang dan mempertimbangkan kembali pembebasan Abubakar Ba’asyir, Yusril mengatakan hal itu merupakan kewenangan Pemerintah yang dia hormati.

Baca Juga:  Menpora: MXGP Buat Babel Mendunia

“Yang penting bagi saya adalah, tugas yang diberikan Presiden sudah saya laksanakan. Bahwa kemudian ada perkembangan dan kebijakan baru dari Pemerintah, maka kita kembalikan segala sesuatunya kepada Pemerintah,” kata Syaifullah yang juga Caleg DPRD Provinsi Babel mengulangi pernyataan Yusril, ketika dihubungi, selasa (23/01/2019).

Selain itu juga kata Syaiful, Sudah sangat wajar bila sebagai Penasehat Hukum Pribadi Pak Jikowi dan Ma’aruf Amin memberikan masukan masukan terkait permasalahan yang ada.

“Permintaan bebas bersyarat ini juga sesuai permintaan keluarga, dan sudah sejak lama diminta, sehingga wajar bila seorang penasehat memberikan masukan, jadi teman teman di PSI jangan asal bicara,” tukasnya

“Apalagi terkait masalah ini, Menteri Hukum dan Ham juga sudah memberikan steatmen terkait masalah tersebut, kami minta jangan memberikan steatmen yang ngaur,” tutup lelaki berkepala pelontos tersebut. (red)

KOMENTAR