Pemkot Pangkalpinang Atur Skema Retribusi Sampah

Pemkot Pangkalpinang Atur Skema Retribusi Sampah

11
BAGIKAN :
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil. (DOK)

Korankite.com, Pangkalpinang – Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil(Molen) pimpinan rapat skema dan penarikan sampah dan retribusi uang sampah disetiap kelurahan dan kecamatan se-kota Pangkalpinang. Lurah dan petugas Satgas Smile yang akan memungut uang tersebut selanjutnya 1 X 24 jam langsung disetorkan ke Kas daerah dengan target 10 miliar pertahun. Kamis,(06/02/2020). Hal ini diungkapkan oleh Molen ketika ditemui awak media seusai memimpin rapat koordinasi bersama lurah, Camat dan OPD terkait.

“Kami akan atur seperti apa skema dan retribusi pengolahan sampah yang ada di kelurahan, mulai bulan ini retribusi dan skema penarikan uang sampah sudah bisa dilakukan oleh Lurah dan petugas Satgas Smile, selanjutnya uang tersebut akan disetorkan ke Kas daerah kota Pangkalpinang paling lambat 1X 24 jam,” ungkapnya

Selanjutnya Walikota Pangkalpinang menjelaskan besaran uang sampah yang akan dipungut untuk rumah tangga Rp. 15.000, tempat usaha Rp.50.000, Hotel Rp.500.000 dan penginapan sejenisnya Rp.250.000 per bulannya.

“Ini akan belaku hari ini, nanti petugas Satgas Smile yang memungut dan dikoordinir oleh Lurah langsung, kupon sudah selesai dicetak,” jelasnya

Baca Juga:  KID Babel Ajak Wartawan Kuatkan Kelembagaan

Molen juga menyebutkan untuk yang ditarik retribusi sampah adalah mereka yang mengunakan jasa satgas Smile dan pasukan kuning akan dikenakan tarif yang berlaku.

“Jika merasa mengunakan jasa satgas Smile dan pasukan kuning maka dikenakan biaya sesuai aturan berlaku, jika tidak merasa mengunakan jasa mereka tidak perlu bayar,” kata laki laki yang pernah menjabat pjs. Bupati

Molen optimis jika skema baru ini akan berhasil untuk meningkatkan pendapatan daerah kota Pangkalpinang melalui sampah. Tidak tanggung tanggung target pemkot Pangkalpinang 10 miliar pertahun.

“Bayangkan saja, jika dalam satu bulan berdasarkan hitungan kita bisa mencapai 1 miliar uang sampah yang akan masuk ke PAD kita,”sebutnya

Tidak hanya itu saja satgas Smile selain mendapatkan gaji dan akan mendapatkan insentif bagi kesejahteraan mereka dan jika kreatif mereka bisa mendapatkan uang lebih lagi.

“Selain gaji Rp. 1,5 juta mereka juga dapat upah pungut 5% jika bisa mengelola sampah maka akan dapat uang lebih lagi untuk kesejahteraan mereka,” pungkasnya (DOK)

KOMENTAR