Penderita Diabetes di Babel Mencapai 19 Ribu Jiwa Lebih

Penderita Diabetes di Babel Mencapai 19 Ribu Jiwa Lebih

278
BAGIKAN :
poster diabetes. (*)

Sekitar 19.842 jiwa yang sudah didiagnosis menderita diabetes dari jumlah penduduk 944.839 jiwa di tahun 2013.

KORANKITE.COM — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, jumlah kasus diabetes di Indonesia hingga saat ini terus mengalami peningkatan. Data terakhir yang dikeluarkan WHO, jumlah kasus kematian akibat diabetes di Indonesia mencapai 99.400 jiwa. Angka tersebut berasal dari mereka yang berusia antara 30-69 tahun berjumlah 48.300 jiwa, dan 51.100 jiwa berada di usia diatas 70 tahun.

Atau mencapai 6 persen dari total jumlah penduduk Indonesia 258 juta jiwa. Tren penderita diabetes terus mengalami peningkatan, jika dibandingkan sejak tahun 1980 yang hanya mencapai angka dibawah 3 persen. Tren diabetes mengalami kenaikan sejak memasuki tahun 1996 yang mencapai 5 persen, dan terus meningkat sampai saat ini.

Yang sangat mencengangkan, WHO melaporkan penderita diabetes ternyata lebih banyak diidap oleh kaum perempuan yang mencapai 7,3 persen, dibandingkan laki-laki yang berada di angka 6,6 persen.

Baca Juga:  KPAD Babel Lahir Berkat Dorongan Gubernu

Sementara, Kementerian Kesehatan RI melaporkan, proporsi diabetes di Indonesia hasil Riskesdas tahun 2013 sebesar 6,9 persen, dengan perkiraan jumlah absolut penderita diabetes sekitar 12 juta jiwa. Untuk wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, proporsi diabetes pada penduduk usia diatas 15 tahun mencapai 3 persen pada tahun 2013, dan 1,5 persen di tahun 2007. Atau sekitar 19.842 jiwa yang sudah didiagnosis menderita diabetes dari jumlah penduduk 944.839 jiwa di tahun 2013.

Diabetes bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, cukuo aktivitas fisik dan diet yang sehat. Perlu juga dilakukan untuk melakukan deteksi dan tindakan lanjut dini dengan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis. (mur)

KOMENTAR