Pengrajin Kayu Keluhkan Sepi Orderan

Pengrajin Kayu Keluhkan Sepi Orderan

36
BAGIKAN :

Korankite.com,- Pangkalpinang- Yanto Asal Jepara Jawa Tengah adalah Pemilik dan pembuat kerajian kayu/ kusen yang berada diKelurahan Bacang Kecamatan Bukit Intan. Hampir 2 tahun bekerja dikerajinan kayu di Pangkalpinang saat ini sepi orderan, disebabkan perekonomian yang kurang stabil.

“Saya selalu menjual hasil kerajinannya langsung kepada konsumen pribadi misal untuk membuat rumah sendiri, jarang menjual hasil kerajinannya kepada proyek pemerintah seperti membuat Perumahan Bersubsidi dikarnakan lama pembayarannya, soalnya harus menggaji anak buah jadi susah untuk mengembang modal,” tukas Yanto ditemui ditempat kerjanya(07/02/2020).

Harga kerajinannya pun berparasi tergantung kwualitas kayu seperti Jendala dengan harga standar 250.000rb-300.000rb tergantung model dan tipe, pintu bekisar 400.000rb-800.000rb, apalagi jenis kayu mengeris kayu yang terkenal kwualitas terbaik untuk bahan kerajinan kayu.

Baca Juga:  Pemilihan Wabub Bateng Itu Ibarat Nikah Harus Sehati

“Kendala yang saat ini yang dialami adalah masalah kayu, sekarang susah sekali untuk mencari kayu yang berkwalitas,” katanya

Yanto berharap, Pemerintah bisa memperhatikan dan membantu usaha kerajianan kayu ini, apalagi saat sekarang ini saingan semakin maju seperti bahan -bahan kerajinan yang modern seperti dari bahan baja ringan dan stenles yang lebih canggih dari bahan kayu itu sendiri juga lebih praktis yang saat ini membuat usaha kerajinan kayu semakin terpuruk. (KES)

KOMENTAR