Presiden Kopi Ajak Pelajar Cinta Menulis

Presiden Kopi Ajak Pelajar Cinta Menulis

1390
BAGIKAN :
Presiden Kopi, Feriyandi atau Komeng (kanan), Dir. BANK BSB, Helliyuda (tengah), dan Wartawan Bangka Pos, Kodri (kiri). (FZR)

KORANKITE. COM, PANGKALPINANG – Komunitas Penulis Indonesia (Kopi) memang baru berdiri 17 Februari 2016 lalu. Namun guna mengajak minat pemuda Indonesia agar gemar membaca dan mampu menuliskan buah pikirnya tadi. Maka Presiden Kopi, Feryandi SE
akan memulai langkah tadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Caranya dengan menggelar lomba menulis opini tingkat pemuda (pelajar – mahasiswa) dengan batasan umur 15 – 30 tahun.

Hal itu disampaikan Feryandi dalam konferensi pers Kopi di kedai Toa Rabu (24/2) tadi. Lomba penulisan opini dengan tema “Banjir Di Pulau Bangka” tadi adalah langkah awal Kopi guna mengajak pelajar mencintai untuk menulis. “Kita ingin pemuda Indonesia gemar dengan membaca dan menulis. Makanya kita akan mulai dari Babel agar pelajar kita mencintai tulis menulis,” kata pria yang akrab disapa Komeng.

Dalam konferensi pers tadi, hadir dewan pertimbangan presiden Kopi, Direktur Utama Bank Syariah Babel, Helliyuda dan Pengamat Pertimahan Bambang Herdiansyah. Menurut Komeng, upaya pelajar mencintai menulis juga akan dilakukan dengan berbagai kegiatan oleh Kopi. “Membaca dan menulis ibarat mata koin, tidak bisa dipisahkan. Makanya jika pelajar mencintai menulis akan sangat positif bagi perkembangan pemuda di masa mendatang. Kita juga berencana melakukan pelatihan menulis bagi pelajar di Babel,” papar penulis buku sukses usaha modal dengkul ini.

Baca Juga:  Virus Corona Buat Harga Bawang Putih Naik

Dia pun menambahkan lomba menulis opini akan dibuka dari 24 Februari sampai 7 Maret 2016 pukul 14.00 WIB. Syaratnya mengirim tulisan opini ke kopi3indonesia@gmail.com, dengan huruf Times New Roman dengan ukuran 12 dan spasi 1,5, panjangnya 4 – 7 halaman untuk ukuran kertas A4. Juri penulisan opini tadi selain dirinya, juga ada produser berita, Andi Budi Prayitno dan wartawan senior M Tamimi. “Selain itu terkait tema ini tujuannya juga agar pelajar lebih peka dengan lingkungan sekitar,” tambah Komeng. (FZR)

KOMENTAR