PT Timah sebar sapi kurban di tiga provinsi

PT Timah sebar sapi kurban di tiga provinsi

43
BAGIKAN :
Sapi hasil pengembangan petani Bangka. (ANTARA/Aprionis)

Pangkalpinang – PT Timah Tbk berkurban 193 ekor sapi yang disebar ke sejumlah daerah di tiga provinsi di lingkungan operasional perusahaan di tengah pandemi COVID-19.

“Bantuan sapi kurban tahun ini jumlahnya lebih banyak dibandingkan tahun lalu dan diharapkan bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan sebanyak 193 ekor sapi qurban tersebut disebar di tiga provinsi operasional perusahaan holding pertambangan ini yakni Kepulauan Bangka Belitung 163 ekor, Riau tujuh ekor dan Kepulauan Riau 23 ekor sapi qurban.

“Penyebaran hewan kurban untuk Bangka Belitung khususnya unit produksi Laut Bangka, sapi qurban ini diserahkan ke beberapa kabupaten/kota seperti Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan,” ujarnya.

Menurut dia, untuk wilayah Bangka, sapi yang disebarkan merupakan hasil penggemukan yang dilakukan oleh anak perusahaan PT Timah, yakni PT Timah Agro Manunggal (TAM) yang dilakukan di lahan bekas tambang.

Baca Juga:  Komisi VI DPR minta aparat hukum tertibkan penyelundupan timah di Babel

Selain itu, PT Timah juga akan menyerahkan bantuan sapi kurban ke Pulau Belitung sebanyak 26 ekor dengan sebaran Belitung sebanyak sembilan ekor dan Belitung Timur sebanyak 17 ekor.

“Kita juga akan menyerahkan sapi kurban ke wilayah Kundur, Karimun, dan Meranti totalnya sebanyak 30 ekor,” ujarnya.

Ia menambahkan hewan kurban ini tidak hanya disalurkan ke masjid-masjid di wilayah operasional melainkan juga beberapa instansi dan komunitas terkait yang mengajukan permintaan kepada PT Timah.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan silahturahmi antara perusahaan dan masyarakat terus berjalan. Apalagi, kondisi pandemi Covid-19 ini, sudah sepatutnya untuk saling membantu,” katanya.*

KOMENTAR