Rikky: Badan Publik Sensitif Bila Ditanya Laporan Keuangan

Rikky: Badan Publik Sensitif Bila Ditanya Laporan Keuangan

393
BAGIKAN :
Ketua Komisi Informasi Daerah (KID) Babel, Rikky Fermana ketika menyampaikan materi di Kemenkumham Babel

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG – Badan Publik yang seyogyanya membuka informasi seluas-luasnya informasi kepada masyarakat malah terkesan anti dan sensitif bila ada yang menanyakan terkait masalah keuangan hal tersebut diutarakan Ketua Komisi Informasi Daerah (KID) Bangka Belitung (Babel) Rikky Fermana.

“Badan publik sangat pelit dengan informasi ketika publik/masyarakat mulai menanyakan persoalan laporan keuangan atau penggunaan keuangan seperti RAB, dan yang bersinggungan dengan keuangan, badan publik menjadi sangat alergi dan itu salah satu faktor permasalahan dan hambatan masyarakat malasnya ikut berpartisipasi dalam kebijak publik,” saat menyampaikan materinya di diskusi publik di aula Kanwil Babel  Kemenkumham Ri ( Kamis 28/7/2016).

Rikky menjelaskan dalam UU no 14 tahun 2016 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) masyarakat/publik dijamin untuk menggunakan haknya memperoleh informasi seluas-luasnya.

Baca Juga:  Wagub Buka Kejurda Pelajar ke-IX Tingkat Provinsi

“Selama badan dan pejabat publik menggunakan anggaran bersumber dari APBN atau APBD tidak ada yang harus ditutupi terkecuali informasi yang menyangkut rahasia negara seperti operasi militer, kasus yang masih dalam penyelidikan,” jelas Rikky

” Undang-undang keterbukaan informasi publik sudah mengatur apa menjadi hak pemohon dan termohon informasi, pemohon informasi juga tidak seenaknya menyebarkan informasi yang sudah diperoleh dari badan publik begitu sebaliknya badan publik juga tidak mudah seenak mengatakan informasi yang diminta publik menjadi informasi yang dirahasiakan, pemohon dan termohon sama-sama mempunyai konsekwensi sanksi pidana” pungkas Lelaki yang pernah menjabat Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Babel tersebut. (prj)

KOMENTAR