Sektor Pertanian Dapat Dongkrak Perekonomian Babel

Sektor Pertanian Dapat Dongkrak Perekonomian Babel

75
BAGIKAN :
Sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebun di Soll Marina Hotel, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (28/03/2019) siang. (*)

Korankite.com, Bangka Tengah — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, diwakili oleh Asisten I Setda Babel Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yulizar, membuka Kegiatan Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Tahun 2019.

Kegiatan yang diikuti pihak-pihak yang berkernaan dengan Kelapa Sawit ini, dilaksanakan di Soll Marina Hotel, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (28/03/2019) siang.

Gubernur Erzaldi dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yulizar, mengatakan, Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun tingkat Provinsi tahun 2019 ini, sangat penting, mengingat pembangunan perkebunan di Babel saat ini cukup besar, selain bidang Perikanan, Kelautan, Pertambangan yang masih diupayakan oleh masyarakat Babel.

“Saat ini, distribusi nilai tambah pada usaha pertanian sudah bergulir dari holtikultura di peternakan, pangan menjadi jasa dalam pertanian dan perkebunan besar. Sedang untuk perkebunan kelapa sawit sendiri didominasi perkebunan swasta, dimana saat ini ada 45 perusahaan swasta, dengan jumlah 19 pabrik kelapa sawit. Jumlah perkebunan swasta 137 ribu hektar, untuk perkebunan rakyat 69.845 hektar,” papar Yulizar.

Baca Juga:  Warisan Freddy Tak Ada di Bank Babel

Asisten Setda Babel ini mengatakan, Gubernur mengharapkan untuk sektor pertanian bisa menjadi urutan teratas yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Babel, itu termasuk Kebun Kelapa Sawit.

“Dengan umur kelapa sawit yang bisa sampai 25 – 30 tahun, tentu saja butuh peremajaan, dan program peremajaan ini, badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit turut membantu dana senilai 25 juta rupiah per hektar. Sebagai Pemerintah, kami terus memberikan komitmen terhadap perkebunan rakyat secara khusus dan terhadap perkembangan agro industri di Babel ini,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Sosialisasi ini, selain menghadirkan Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, juga narasumber dari Ditjen Pertanian dan Perkebunan Kementerian Pertanian, Galih Siti Solihin, dan Demitria Dewi dari Sekretariat Tim Peremajaan Perkebunan. (*)

KOMENTAR