Teganya Firman, Perkosa dan Bunuh Anaknya

Teganya Firman, Perkosa dan Bunuh Anaknya

571
BAGIKAN :
(Ilustrasi)

KORANKITE.COM, PANGKALPINANG–Pihak Kepolisian Polres Pangkalpinang telah menetapkan tersangka pada tewasnya dua kakak adik yang meninggal secara tidak wajar di Jalan Mustika Semabung Lama Pangkalpinang pada Rabu, 10 Februari 2015 pagi.

Ayah kandung korban yaitu Firman mengakui kepada pihak kepolisian bahwa telah melakukan pembunuhan tersebut.

“Hasil pemeriksaan kita dan melakukan visum luar dan dalam dengan berkoordinasi bersama Labfor Sumsel menyatakan bahwa kedua anak tersebut meninggal secara tidak wajar dengan hasil otopsi mati lemas karena pembengkakan,” ujar Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi P, Kamis (11/2/2016).

Hal itu pun sesuai dengan pemeriksaan orangtua laki-laki kedua anak tersebut yang menyatakan hal serupa yaitu membunuh.
“Untuk Ibu korban di periksa sebagai saksi, ada enam saksi yang kita periksa dan satu ditetapkan sebagai tersangka yaitu orangtua laki-laki korban,” tegasnya.

Pihak Kepolisian Polres Pangkalpinang menyatakan bahwa berdasarkan hasil visum dan otopsi luar dalam terdapat kekerasan seksual pada alat kelamin Fauziah Dolifah. Hasil ini menyibak misteri kasus kematian dua kakak beradik yang terjadi di Semabung Pangkalpinang.

“Dari hasil otopsi luar dan dalam didapatkan kesimpulan bahwa kakaknya yang perempuan ditemukan adanya kekerasan benda tumpul, adanya pendarahan, dan mati lemas di duga pembekapan, ditemukan juga adanya kekerasan seksual pada alat kelaminnya,” ungkap Heru Budi P.

Baca Juga:  Satria Tabrak Pejalan Kaki di Air Lintang Babar

Sementara untuk adiknya yang juga korban mengalami hal serupa dengan ditemukannya kekerasan tumpul pada gusi dan bibir atas serta bawah, mati lemas kebiruan karena diduga penyebab kematian pembekapan.

“Untuk motif akan kita dalami, dugan sementara bahwa tersangka melakukan kekerasan seksual dahulu lalu dilanjutkan dengan menghilangkan nyawa korban perempuan, kemudian adiknya yang seorang laki-laki,” tegasnya.

Kasus meninggalnya dua beradik Fauziah Dolifah (10) dan Fazril Ilham (5) di Pangkalpinang jadi tanda tanya.Kematian dua bocah kakak beradik ini dianggap tak wajar.

“Kemarin sehat-sehat saja, saat sakit kakaknya dulu, Fauziah yang diantar ke RSUD Pangkalpinang, dan dinyatakan medis meninggal satu jam sebelumnya saat dibawa kerumah sakit subuh tadi,” ungkap Ketua RT 09 RW 02 Setempat, Yusnaini saat ditemui dirumah duka, Rabu (10/2/2016).
Saat itu Fazril ditemukan telah membiru di dalam kamar orang tuanya. Kabar meninggalnya kakak beradik ini hampir pada waktu yang bersamaan menuai kecurigaan.

“Saat itu kami antar kakaknya ke rumah sakit karena pingsan, namun saat kami pulang adiknya itu di dalam kamar, sementara tetangga beres-beres di depan rumah duka, saat masuk ke kamar sudah membiru,” terangnya. ‎

KOMENTAR