Walikota Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak

Walikota Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak

654
BAGIKAN :
Wali Kota Pangkalpinang, M Irwansyah

*Dana Tanggap Darurat Kota Cair

KORANKITE.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus melakukan pemetaan dan peninjauan terhadap sarana dan prasarana infrastruktur maupun non infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat diterjang bencana banjir pada tanggal 8 Februari 2016 kemarin.

Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah, Wakil Walikota Muhammad Sopian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Suparlan Gulaspar, Asisten Pemerintahan Suparyono, Kepala Dinas DPPKAD Yunan Helmi dan Kepala Kesbangpol Rasdian turun langsung meninjau jembatan dan jalan-jalan yang telah rusak akibat banjir tersebut.

Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah mengatakan, untuk dana tanggap darurat tingkat kota yang baru masuk ada sebesar Rp100 juta dan secara otomatis besok dirinya akan memutuskan untuk mengeluarkan dana tanggap darurat tingkat kota.

“Besok saya akan memutuskan untuk mengeluarkan dana tanggap darurat tingkat kota, karena melihat situasi seperti ini kita harus bergerak cepat, untuk melakukan perbaikan dan mungkin besok kami akan mengeluarkan dana tahap pertama sebesar Rp. 500 Juta untuk nasi bungkus dan beras selama ini. Barangnya sudah ada tinggal pembayaraannya,” ujar Walikota disela-sela peninjauan, Minggu (14/2).

Pria yang akrab disapa wawan ini menjelaskan, untuk sekarang pihaknya terus menginventarisir bantuan-bantuan dari pusat yang nantinya akan datang dan intinya pihaknya melakukan keliling-keling Kota Pangkalpinang memantau situasi yang mana ada pekerjaan-pekerjaan yang prioritas yang penanganannya sudah dikerjakan, berarti tinggal pembayaraannya saja.

Baca Juga:  Pemkot Beri Bantuan Rumah Korban Kebakaran

“Kita tadi sama-sama melihat dari mulai jembatan gorong-gorong di Kampak yang dulunya putus sekarang sudah diperbaiki sementara dan sudah bisa dilewati, jembatan di Parit Lalang juga akan kita perbaiki dan daerah Kampung Bintang juga akan kita perbaiki dengan menggunakan dana tanggap darurat tersebut,” jelas Wawan

“Penanganan tanggap darurat itu ya seperti itu, jalan yang putus kita perbaiki sementara dulu agar bisa dilewati agar tidak menghambat. Kalau untuk tingkat perbaikan permanen nantinya akan kita anggarkan dahulu pada anggaran perubahan dan kami juga akan terus berkordinasi dengan pihak provinsi, mudah-mudahan secepatnya akan turun juga dana tanggap daruratnya,” tukasnya.

Sementara Kepala Dinas PU, Suparlan Gulaspar menambahkan, kegiatan pemetaan kerusakan ini bertujuan ingin melihat langsung separah apa kerusakan yang telah terjadi, sehingga tahu langkah pembenhan dan besaran biaya rill yang akan dianggarkan pada pembenahan infrastruktur tersebut.

“Ini juga kita melihat jalan yang putus kemarin yang sudah kita perbaiki dan jalan Kampak tersebut putus pada Selasa (9/2) kemarin dan pada malam harinya kita langsung melakukan perbaikan dan memakan waktu selama dua hari. Alhamdulilah sekarang sudah bisa untuk dilewati, kalau ini putuskan bisa menghambat perjalanan masyarakat,” tutupnya.

KOMENTAR